Header Ads

Breaking News
recent

Meriahnya Karnaval dalam Festival Jembayan Kampong Tuha

Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah Saat memberikan sambutan

TENGGARONG - Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menginginkan agar kegiatan festival Jembayan Kampong Tuha bisa ditetapkan menjadi agenda rutin tahunan di Desa Jembayan dan dicatat dikalender Kabupaten, karena kegiatan tersebut memberikan dampak positif dalam pengembangan ekonomi kerakyatan Desa Jembayan. Hal itu disampaikannya saat membuka Festival Jembayan Kampong Tuha di halaman Kantor Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu, Rabu (22/3). 

Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah memukul robana
saat melepas karnaval tempo dulu tahun 2017
Pembukaan Festival Jembayan Kampong Tuha ditandai dengan pelepasan peserta karnaval tempo dulu tahun 2017, ditandai dengan pemukulan Rabana oleh Wabup Kukar Edi Damansyah didampingi Camat loa Kulu H Ardiansyah dilanjutkan dengan peninjauan Stand Pameran. 

Dalam sambutannya Edi Damansyah merasa bangga kepada Kades Jembayan dan jajarannya, karena kegiatan tersebut bisa terlaksana tanpa melalui dana APBD dan ADD, melainkan melalui swadaya dan gotong royong masyarakat, apalagi terselenggara dengan sangat meriah. 

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan terus pertahankan kreativitas dan semangat gotong royong yang sudah terbangun, " ujar Edi Damansyah. 

Sementara itu Panitia Penyelenggara Hartono menjelaskan festival Jembayan Kampong Tuha digelar untuk mengenang dan mengingat sejarah masa lalu Desa Jembayan, dengan harapan bisa menjadi pemacu semangat membangun dan bermasyarakat. Selain itu kegiatan tersebut diharapkan mampu mengembangkan dan melestarikan adat, seni dan budaya yang ada di Desa jembayan, serta menggali potensi masyarakat desa agar lebih kooperatif dalam membangun desanya. 

" Festival berlangsung selama lima hari, dengan menyungguhkan berbagai pertunjukan diantaranya ngetam padi, ngentul benda, napak tilas, susur sungai Jembayan, ngandeh/ngapeh budaya, pertunjukan seni, olah raga tradisional, bazar kuliner dan diakhiri ngelenjang/begenjoh, " ujar Hartono (bkc)


No comments:

Powered by Blogger.