Header Ads

Breaking News
recent

Diguyur Hujan Deras Festival Kampung Bukit Biru Diserbu Penonton

Japung KUKAR – Ditengah guyuran hujan deras, sedikitpun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk berbondong-bondong menyaksikan pagelaran Festival Kampung Bukit Biru yang pertama kali digelar, Sabtu (30/7/2016) malam di Desa Sumber Sari Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar).
Festival yang digagas oleh Tri Andi Yuniarso bersama para seniman kota Raja Tenggarong, didukung jaringan kampung Nusantara  dimulai pukul 21.00 Wita. Beragam atraksi seni ditampilkan, bahkan masyarakat terlihat tumpah ruah berbaur bersama para seniman dalam suasana penuh keakraban.
Bukit5
Suasana kian harmonis, ketika sajian berbagai macam musik daerah sampai musik modern. Tidak hanya itu lantunan kalimat puisi begitu menggugah hati hingga atraksi pencak silat pun menjadi sajian yang sangat menarik disaksikan.
Berbagai macam atraksi seni ditampilkan para seniman, gemuruh tepuk tanganmun pecah mengiringi atraksi demi atraksi diatas panggung seni. Dari pagelaran seni itu, ternyata tidak hanya berasal dari seniman kota Raja Tenggarong melainkan seniman asal Kota Samarinda, Panajem Paser Utara hingga Muara Jawa nampak memukau diatas panggung pertunjukan.
Dikatakan Tri Andi Yuniarso seorang penggagas seni senior, pagelaran festival bukit biru ini diisi lebih dari 50 orang seniman. “Pagelaran ini diselenggarakan untuk menyambut festival kampung tani etam yang akan berlangsung 28 hingga 30 September 2016 mendatang,” katanya.
Bukit1
Menurut Tri, selain menghibur masyarakat yang haus akan pertunjukan seni, juga untuk membangkitkan kepedulian masyarakat khususnya yang tinggal di pedesaan. “Apa yang kita sajikan dalam pentas seni ini agar menumbuhkan kecintaan masyarakat dan rasa nasionalismenya terhadap karya seni yang ada di daerah nusantara, khususnya seni di Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Ditambahkan Tri, pagelaran seni mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat, “Semoga pertunjukan seni ini akan dapat membangkitkan semangat kaula muda dalam berkarya di panggung seni, masyarakat jangan takut untuk bergabung dalam memberikan warna seni yang luar biasa di daerah,” harapnya.
Hal senada juga diungkapkan Ninda Ayu Lestari salah satu personil band Rumput Hijau SMA Negeri 2 Tenggarong, ia merasa bersyukur dan termotivasi bisa tampil diatas panggung yang penuh warna bertabur para seniman senior.
“Saya sangat senang bisa ikut serta dalam festival seni ini, menambah pengalaman apalagi berkumpul para senior seni yang memberikan nuansa baru dalam pertunjukan,” ujarnya.
bukit4
Ditambahkan Ayu berharap kegiatan ini terus digelar dalam menghidupkan dan melestarikan kesenian di daerah, “Saya merasa sangat percaya diri dan bangga bisa tampil dihadapan ratusan penonton, semoga para kaum muda termotivasi. Tampilkan kreativitas seni, majulah karya muda dengan wana seni yang luar biasa,” tuturnya.
Sumber: WARTAKALTIM.CO

No comments:

Powered by Blogger.